Minggu, 20 Juli 2014

Sekuntum Mawar Gaza


Mungkin tak ada lagi padang luas yang berkilau
Hanya tinggal kepingan jerit dan tangisan
Mungkin tak ditemukan lagi satu keceriaan yang menghias wajah mereka
Yang ada hanya air mata dan anyir darah yang memerah
Mungkin mereka tak akan sesibuk kita dengan baju baru dan aneka menyambut hari Fitri
Bagi mereka bertahan hidup untuk esok hari saja adalah janji yang abu-abu
Mungkin bocah-bocah Gaza, malaikat-malaikat kecil itu tak lagi saling kejar, berlari-larian
Yang ada hanya dentuman senjata api yang meluluh lantakkan
Mungkin perut itu sama kelaparan, bukan karena Ramadlan yang penuh suka cita
Tapi kebiadaban Zionis membabi buta mengungkung setiap nyawa di Palestina
Tak ada mawar yang ranum dan merekah merah
Semua layu dan hampir-hampir terjatuh dari tangkai yang telah lumpuh
Bagi mereka semoga pertolongan Allah yang pernah turun kala Badar berkecamuk akan segera menyelimuti
Zionis-Zionis bersama antek-anteknya yang bernama paman Sam akan segera ditenggelamkan dalam debu-debu padang pasir yang sebenarnya ikut geram menyaksikan kecongkakan dan kebiadaban mereka
Andai ku malaikat kupotong sayapku, dan rasakan perih di dunia bersamamu
Perang kan berakhir, cinta kan abadi
Di tanah anarkhi, romansa terjadi

Rabu, 16 Juli 2014

KEUTAMAAN 10 TERAKHIR RAMADHAN DAN LAILATUL QADAR

KEUTAMAAN 10 TERAKHIR RAMADHAN DAN LAILATUL QADAR


Segala puji hanya bagi Allah, yang telah menyampaikan kita dipenghujung 10 hari kedua bulan Ramadhan. Sebentar lagi kita akan memasuki 10 ketiga atau terakhir bulan Ramadhan. Hari-hari yang memiliki kelebihan dibanding lainnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada 10 terakhir Ramadhan ini meningkat amaliah ibadah beliau yang tidak beliau lakukan pada hari-hari lainnya.

Ummul Mu`minin ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengisahkan tentang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada 10 terakhir Ramadhan :

كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا دخل العشر - أي العشر الأخير من رمضان - شد مئزره، وأحيا ليله، وأيقظ أهله . متفق عليه

“Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila memasuki 10 terakhir Ramadhan, beliau mengencangkan tali sarungnya (yakni meningkat amaliah ibadah beliau), menghidupkan malam-malamnya, dan membangunkan istri-istrinya.” Muttafaqun ‘alaihi


Jumat, 02 Mei 2014

PERSYARATAN PBSB 2014

Assalamualaikum Wr.Wb..
Berikut ini beberapa informasi tentang PBSB 2014.
Sumber : https://www.facebook.com/pbsbkemenag
untuk lebih jelasnya anda bisa pergi ke alamat web tersebut.


SYARAT MENGIKUTI SELEKSI CALON PESERTA PBSB KEMENAG RI TAHUN 2014


 (Bagian 1)

Pondok Pesantren yang ingin mengusulkan santrinya untuk mengikuti seleksi wajib terdaftar di
Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota setempat, dibuktikan dengan telah memiliki NSPP (Nomor Statistik Pondok Pesantren) dan telah terdata di emispendis.kemenag.go.id dengan data
yang telah diisi lengkap.


(Bagian 2)

CalonPeserta PBSB adalah:
a. Santri yang bersekolah pada tingkat akhir dan lulus pada tahun 2014 di Madrasah Alliyah (MA)
yang berada dinaungan pondok pesantren; atau
b. Santri lulusan pesantren muadalah/pesantren salafiyah dengan ijazah paket C yang
diselenggarakan oleh pondok pesantren, khusus pilihan studi Bidang Keagamaan;
c. Santri yang bersekolah pada tingkat akhir dan lulus pada tahun 2014 di MA/SMA/SMKyang
berada dinaungan pondok pesantren, atau Santri lulusan pesantren muadalah/pesantren
salafiyah dengan ijazah paket C yang diselenggarakan oleh pondok pesantren, yang hafal (hafidz)
minimal 10 juz, khusus bagi pilihan studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Pondok Pesantren melakukan seleksi untuk menentukan santri untuk mengikuti Seleksi Calon Peserta PBSB Tahun 2014, dengan:

Kriteria Umum:
a. Santri mukim minimal 3 tahun berturut-turut
b. Berusia maksimal (per 1 Juli 2014):
- 20 tahun untuk santri tingkat akhir pada MA/SMA/SMK (lahir pada tanggal 1 Juli 1994, 2 Juli 1994, dan seterusnya);
- 23 tahun untuk santri lulusan pesantren muadalah/pesantren salafiyah dengan ijazah paket C yang diselenggarakan oleh pondok pesantren(lahir pada tanggal 1 Juli 1991, 2 Juli 1991, dan seterusnya).
c. Memiliki prestasi akademik yang baik dan akhlaq yang terpuji
d. Sangat diutamakan yang berasal dari keluarga kurang mampu

Kriteria Khusus:
a. Ketentuan untuk pilihan studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang:
- Hanya untuksantri yang bersekolah pada tingkat akhir di Madrasah Alliyah (MA)/Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Berbasis Pesantren yang hafal (hafidz) minimal 10 juz serta wajib mengupayakan serta mempertahankan Hafidz Al-Qur’an
30 Juz pada saat menyelesaikan studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
- Hafidz Al-Qur’an 30 Juz merupakan persyaratan kelulusan program S1 peserta PBSB pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

b. BagiSantri yang berminat untuk studi pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta:
- Wajib mengupayakan serta mempertahankan Hafidz Al-Qur’an 10 Juz dan Hafal 100 Hadist
pada saat menyelesaikan studi pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
- Hafidz Al-Qur’an 10 Juz dan Hafal 100 Hadist merupakan persyaratan kelulusan program S1
peserta PBSB pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.


DOWNLOAD PANDUAN & SYARAT SELEKSI Calon Peserta PBSB 2014

http://www.pondokpesantren.net/ponpren/images/stories/downloads/seleksi_calon_peserta_pbsb_2014.pdf

 
FASILITAS PEMBIAYAAN BEASISWA PBSB KEMENAG RI TAHUN 2014

1. Kementerian Agama akan menanggung pembiayaan beasiswasecara bertahap setiap tahun akademik sampai yang bersangkutan menyelesaikan studi dan atau maksimal 8 (delapan) semester. Khusus prodi/jurusan yang memerlukan studi lanjut pendidikan profesi/sebutan lain sejenis, waktu studi ditambah dengan lama studi untuk menyelesaikan pendidikan profesi sesuai dengan aturan akademik yang berlaku, atau maksimal tambahan 4 (empat) semester untuk pendidikan profesi
Pendidikan Dokter, Pendidikan Dokter Gigi, dan Pendidikan Dokter Hewan, serta tambahan 2 (semester) semester untuk pendidikan profesi Keperawatan.
 

2. Komponen pembiayaan beasiswa terdiri atas :
a. Biaya Pendidikan
Pembiayaan terhadap biaya pendidikanuntuk masing-masing pilihan studi, sesuai dengan aturan Biaya Kuliah Tunggal (BKT) dan/atau Uang Kuliah Tunggal (UKT), serta aturan lain yang berlaku pada masing-masing perguruan tinggi.
 

b. Biaya Pengembangan Akademik Awal Program
Pembiayaan terhadap biaya pengembangan akademik yang diberikan hanya di awal program, sesuai dengan aturan, keperluan dan kesepakatan kerjasama dengan perguruan tinggi untuk masing-masing pilihan studi.
 

c. Biaya Pendidikan Profesi
Biaya pendidikan profesi diberikan untuk pilihan studi yang memerlukan pendidikan profesi berdasarkan rekomendasi dari masing-masing perguruan tinggi, dengan besaran yang
disesuaikan dengan aturan Biaya Kuliah Tunggal (BKT) dan/atau Uang Kuliah Tunggal (UKT), serta
aturan lain yang berlaku pada masing-masing perguruan tinggi.
 

d. Biaya Peningkatan Kualitas
Pembiayaan terhadap proses peningkatan kualitas melalui penyetaraan kemampuan atau orientasi peserta PBSB pada awal program. Bentuk kegiatan disesuaikan dengan kondisi
kemampuan peserta merujuk pada standar mutu pada masing-masing perguruan tinggi. Besaran biaya tergantung dari bentuk kegiatan pada masing-masing perguruan tinggi.
 

e. Biaya Hidup
Biaya hidup diberikan kepada masing-masing peserta untuk meringankan beban keperluan hidup sehari-hari, termasuk untuk memenuhi keperluankegiatan studi, pengembangan diri peserta PBSB, kegiatan pengembangan organisasi, serta pengabdian kepada masyarakat.
 

f. Tunjangan Lain
Tunjangan lain dimaksudkan sebagai pembiayaan untuk menunjang kegiatan penelitian/kerja praktek lapangan/penyelesaian tugas akhir, penempatan di lokasi baru, serta tunjangan untuk mendukung pendidikan profesi.
Besarnya pembiayaan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran Kementerian Agama.
 

3. Biaya selain pada komponen sebagaimana pada nomor 2 diatas menjadi tanggung jawab orang
tua/wali/pesantren/ masing-masing peserta PBSB.
 

4. Untuk kasus tertentu, berdasarkan rekomendasi dari perguruan tinggi, waktu studi maksimal sebagaimana pada nomor 1 dapat ditambah dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran
Kementerian Agama.

Dana Beasiswa dibayarkan dalam bentuk belanja bantuan sosial Bantuan Beasiswa Santri Berprestasi. Pembayaran dana beasiswa dilakukan melalui prosedur pencairan keuangan negara sesuai mekanisme pada ketentuan mengenai Belanja Bantuan Sosial pada Kementerian Negara/Lembaga.

Selasa, 29 April 2014

PENDAFTARAN PBSB 2014

Info Seleksi Calon Peserta Program Beasiswa Santri Berprestasi Tahun 2014

 

Setiap santri yang diajukan oleh pondok pesantren untuk mengikuti Seleksi Calon Peserta PBSB Tahun 2014 wajib melakukan registrasi.

Pelajari persyaratan seleksi dan mekanisme pelaksanaannya dengan seksama sebelum anda melakukan registrasi.

TANGGAL PENTING
Periode Pengajuan 19 April - 14 Mei 2014
Pengumuman Daftar Peserta Seleksi 15 Mei 2014
Periode Pengambilan Tanda Peserta 15 - 21 Mei 2014
Pelaksanaan Seleksi 22 Mei 2014
Pengumuman Hasil Seleksi 6 Juni 2014
Konfirmasi Kesediaan dan Verifikasi Data 7 - 13 Juni 2014
Peningkatan Kualitas Peserta Baru PBSB Juni - Agustus 2014

Panitia Seleksi Peserta PBSB Tahun 2014
Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3 - 4
Jakarta Pusat - Telp 021-3811810

Untuk Keterangan Lebih lanjut Silahkan klik :

http://www.pondokpesantren.net/pbsb/index.php?CHECK

Selasa, 08 April 2014

FOTO BUNGA KEREN

Assalamu'alaikum ....
hallo sahabat....
Jumpa lagi di blog sahabat ficko,kali ini ane mau post beberapa foto hsail jepretan ane sendiri..
yah,, namanya lagi belajar...
pasti nanti hasilnya nggak sesumparna yang kalian harapkan...
langsung aja...
check it out . . . :)

 
bunga heranium

Bunga Heranium Di sore hari
Ayo.. lihat yang lainnya... ;)

ZIARAH PPMT AS-SA'ADAH JATIROGO

KEGIATAN ZIARAH PPMT AS-SA'ADAH JATIROGO

Menjelang akan diadakannya Ujian Nasional (UN) baik tingkat MTs. maupun tingkat MA sederajat, dalam hal ini PPMT As - Sa'adah Jatirogo mengadakan ziarah ke beberapa auliya' Allah, dengan tujuan bertawassul agar para santri yang mengikuti ujian diberikan kemudahan oleh Allah setelah merek berusaha. :)
nah,, berikut adalah hasil jeprat jepret foto ketika dalam perjalanan berziarah.
check it out....

kegiatan ziarah PPMT As-Sa'adah


Kamis, 03 April 2014

Keutamaan membaca surat Al-Kahfi pada malam dan hari Jum'at



Keutamaan membaca surat Al-Kahfi pada malam dan hari Jum'at


Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Ta’ala. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam, keluarga dan para sahabatnya.
Hari Jum’at merupakan hari yang mulia. Bukti kemuliaannya, Allah mentakdirkan beberapa kejadian besar pada hari tersebut. Dan juga ada beberapa amal ibadah yang dikhususkan pada malam dan siang harinya, khususnya pelaksanaan shalat Jum’at berikut amal-amal yang mengiringinya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ قُبِضَ وَفِيهِ النَّفْخَةُ وَفِيهِ الصَّعْقَةُ

“Sesungguhnya di antara hari kalian yang paling afdhal adalah hari Jum’at. Pada hari itu Adam diciptakan dan diwafatkan, dan pada hari itu juga ditiup sangkakala dan akan terjadi kematian seluruh makhluk. . . . “ (HR. Abu Dawud, an Nasai, Ibnu Majah, Ahmad, dan al

Minggu, 30 Maret 2014

CONTOH KARTU PESERTA BIDIKMISI

Jumpa lagi Sahabat ficko..
Mungkin sebagian dari sahabat yang ingin mendaftar kuliah melewati jalur bidik misi  penasaran dengan gimana sih kartu Pendaftaran bidik misi itu....
nahhh...
pada kesempatan kali ini saya akan memberi contoh kepada sahabat..
tak hanya itu ane juga punya contoh kartu peserta SNMPTN lho....
Yupss,,,,
inilah contoh nya...

CARA IBLIS MENGGODA MANUSIA

Iblis Terpaksa Bertamu Kepada Rasulullah SAW

(Dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas) Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.” Rasulullah bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?” Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.” Beliau melanjutkan, “Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.” Umar bin Khattab berkata: “Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah”. Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.” Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi. Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin…” Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?” Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.”

IBLIS KHUTBAH...?


Khutbah Sang Iblis

Iblis berkhutbah…??, benar…ia berkhutbah…bahkan khutbah yang paling menyentuh hati…tidak ada khutbah yang menyentuh hati sebagaimana khutbah Iblis ini.

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata :

إِذَا كَانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ ، قَامَ إِبْلِيْسُ خَطِيْبًا عَلَى مِنْبَرٍ مِنْ نَارٍ ، فَقَالَ: إِنَّ اللهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ وَوَعَدْتُكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ

"Tatkala hari kiamat Iblis berdiri di atas sebuah mimbar dari api lalu berkhutbah seraya berkata, "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya…" (Tafsiir At-Thobari 16/563)

Rabu, 12 Maret 2014

Cara Membuat Animasi Flash

Mungkin ada yang bertanya mengenai Cara Membuat Animasi Flash berbentuk banner pada blog, sebenarnya mudah. Banner ini dapat diletakkan pada bagian Header, Footer, Sidebar, Diatas Menu Blog, atau gadget widget blog lainnya tergantung dari ukuran yang anda pilih saat membuat banner flash ini. Animasi Flash adalah sebuah media dengan citra gambar berbentuk image, text, animation, yang dapat bergerak bebas berdasarkan bidang yang dibuat. Untuk Membuat Animasi Flash Banner, anda dapat gunakan layanan situs pembuat animasi flash banner gratis seperti http://www.flashvortex.com dengan beberapa fitur berbayar lain. Caranya : • Silahkan buka alamat ttp://www.flashvortex.com • Klik Banner • Pilih Tampilan yang anda inginkan • Click Here To Edit This (untuk mengedit kata-kata yang anda inginkan) •Anda juga dapat mengatur lebar serta tinggi, dapat menaruh gambar, atau yang lainnya dengan klik Browse. • Lakungan pengisian, kemudian klik General Animation Setelah itu anda akan ditunjjukkan hasilnya dari banner yang anda buat. Kemudian ambil kode, dan taruh di blog anda. Selesai ! Cara Meletakkannya, silahkan masuk ke tata letak dan klik tambah gadget/widget, pilih HTML/Javascript. Kemudian masukkan kode tersebut. Rincian tutorial flash ini sangat mudah dan sederhana, selamat mencoba . silahkan berkreasi.    http://www.impoint.info/2013/08/cara-membuat-banner-flash-blog.html#ixzz2vjTC2TS0

Minggu, 23 Februari 2014

CERPEN SAHABAT : CINTA LELAKI BIASA

CINTA LELAKI BIASA


Jamil tengah memberesi barang-barang ditokonya. Hari ini tokonya harus tutup awal karena sepanjang jalan PP. Ar-Rohmanharus di tutup untuk acara haflah akhirus sanah malam harinya. Jamil juga didaulat menjadi pembawa acara pada acara itu. Sejenak ia menimbang ‘pakai baju mana kira-kira nanti malam ya?’.Tiba-tiba jamil tersenyum geli ‘lha wongora ngganteng ae kok kakean istilah’. Tapi terkadang performa seseorangmemang di nilai dari balutan dzohirnya. Ibarat pepatah jawa, ajineng rogo soko busono. Dan sepertinyajamil lebih memilih tampil sederhana. Yang penting rapi dan sedikit membantukenyamanan show-nya yang di anggaptidak good looking itu.
“mil, ayo mangkat. Jam piro iki?” jamilmelongok di antara deretan rentengan shampo. Mancari sumber suara.  Gus Rofi, Lurah pondok.
“ya, gus. Sampeyan dulu saja. Nanti sayanyusul”.
Tapi mendengar jawaban itu, gus rofitampak tak suka. “heh,sampeyan ikijangan mentang-mentang jadi wong penting di acara terus sak penak’e udelmu.baru di izini yai buka toko di pondok saja sudah sok. Arep jungkir walik yo gakbakal sugih, kon. Gawe sangu rabi, ta? Haha.. ngimpi, kon”.

Kamis, 30 Januari 2014

BUKAN PAGAR MAKAN TANAMAN


“skak!!!hahaha…kau kalahlagi”.tawa penuh kebanggaan yang membuatku muak.padahal ini hanyaprmainan.sekali lagi ini hanya permainan.tapi tidak untuk hari ini.entahlah, kurasa hari ini hari tersensitif yang pernah ku jalani.terutama ketika berhadapandengan lawan caturku ini, Tomi.
“what’s up bro..”tangan kanannyamenepuk pundakku.segera ku singkirkan tangan itu.dan sepertinya ia menangkapkeganjilan atas tingkah lakuku.ku tatap matanya yang mengerling penuhkemenangan.seolah mentertawakan kekalahanku.setidaknya bukan hanya karenapermainan catur ini.tapi juga menyagkut persaingan merebut hati.
“kau sudah puas dengan semuaini,Tom?”kataku kemudian.
“apa maksudmu, Rul?”
Aku  tak peduli.segera ku beranjak dari kursi danbermaksud meninggalkannya.namun baru beberapa langkah,suara Tomi menyapatelingaku.sangat dalam.
“kau cemburu, Rul?”

Rabu, 29 Januari 2014

BUKAN PUISI

Oleh : Aina Faradisa

angin,,,
terbangkan salamku.ketika nafas tak lagi mampu tersentuh pesona pelangi.telahku semayamkan setiap detik dari masaku yang habis untuk menantikannya.suatukisah rumit berhias sandiwara belaka.

angin,,,
tahukah engkau bagaimana ia membawaku dalam skala hidupnya?aku tak sadar ketikaia mengukirku dalam kebenciannya.aku hanya merasa perlu menetralkanketidakseimbangan kenyataan itu.meski ku tak sadar tentang sikapnya yang samasekali tak terbaca.

angin,,,
pada pagi hari ia datang sebagai orang asing yang tak pernah tertulis dalamagenda hidupku.ku hanya merekam namanya saja.tak lebih dari itu.siang hari iamasih bersamaku.ia berteriak dengan suara lantang "Dunia,,,perkenalkan!akuadalah SAHABAT,,,"

angin,,,
engkau adalah saksi SAHABAT itu.walau aku meninggalkannya siang itu,tapisahabat telah mengikat hatiku dan hatinya.sampai ahirnya pada sore hari,iamenghampiriku di detik-detik terahir.dia memakai topeng setan.aku benci itu.iamendekat dan akupun lari.ku anggap itu sebagai mimpi buruk.dan detik terahirpunhabis.dimensi ruang dan waktu membawa ke dalam lukisan dunia baru.memisahkankudarinya.

angin,,,
dunia baruku hanya punya satu warna.itulah ketenangan.tapi ketenangan itu tidakberlaku untuk malam.malam selalu merangkai serpihan kisah itu tanpa belaskasih.menghancurkan setiap episode mimpi yang ku rajut dari titik nol.apa yangterjadi?siapa sebenarnya dia?tapi ku masih disini.berpijak sekuat tenaga meskibayangnya seperti cambuk yang meluluhlantahkan istana kecilku saat ini.

angin,,,
kegalauan terjawab.ia benar-benar datang dan melepas topengnya.apakah Tuhanyang telah mengembalikannya?benar-benar sebuah skenario maha dahsyat yang takkan mampu terjangkau oleh sudut pandang manapun.sebuah alur yang melabuhkankudi ketenangan samudera cinta-Nya.aku tak mampu bergerak.hanya kepada-Nya kumengadu.dan di bumi ini ku simpan kekacauan itu sendiri.

angin,,,
cahaya temaram rembulan berbincang denganku suatu malam.ia begitu ramah ketikamelukiskan rahasia di balik kebencian yang sebenarnya tak lebih dari sisi tipiskehidupan.ku hanya sanggup menjadi pendengar setia.ku rangkai dengan baiksetiap gambaran itu.dan aku terdiam sangat lama.agar telingaku tidak terlalubising mendengar suara mulutku.karena saat ini ku hanya ingin mendengar suarahatiku yang selalu mengartikan setiap garis abstrak dalam lintasan inderaku.

angin,,,
ketika fajar hadir dalam hidupku,rembulanpun beranjak pergi.tapi sebelum iamenjauh,ia tinggalkan selaksa bintang yang selalu ada walau mentarimenyamarkannya.inilah puncak teka-teki itu.topeng yang sengaja menjadi jembatanujian telah ia ciptakan dengan sempurna.ia titipkan separuh jiwanya yang telahmendidih tertelan sumpahnya.dan kini ku berdiri di ambang tanya.tepat dihadapanku dinding kokoh menjulang tinggi menjadi tabir antara aku dan dia.akuharus memilih jalan bercabang tak bertepi.

angin,,,
aku tak berhak atas dirinya bahkan atas diriku sendiri.ku tutup rapat setiapcelah suram dari tangga hidup.aku hanya berhak menjaga semua titipan dankesempatan yang telah ku sanggupi sebagai janji dan amanah.aku butuh waktuuntuk belajar dan mengerti.dan untuk membangun benteng sang raja agar mata initak silau oleh rasa.

angin,,,
aku bukan kehancuran barisan tentara perang.tapi aku menggali sedalam pusaranbumi dan ku tanam setiap aliran darah dari jiwanya.maaf...!maaf...!maaf...!akuharus memaksa dalam keadaan terpaksa."ambillah jiwamu kembali.bawa sertasalam dan doaku".mungkin semua ini telah menjadi ahir.tapi mungkin pulabukan yang terahir.


Ya Alah,,,
ajarilah aku ikhlas,,,
jadikan aku hambamu yang pandai bersyukur,,,
dan tundukkan hatiku dalam cinta-Mu.

Kamis, 09 Januari 2014

Kisah Malaikat harut dan marut

Kisah Malaikat harut dan marut
Kisah dan penyebutan nama Harut Marut dalam Al-Quran, hanya disebutkan satu kali, yaitu dalam surat al-Baqarah ayat 102. Bahkan, penyebutan kisahnya pun sangat pendek, tidak panjang juga tidak detail. Perhatikan ayat dimaksud:
وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَى مُلْكِ سُلَيْمَانَ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّى يَقُولَا إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ وَمَا هُمْ بِضَارِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنْفَعُهُمْ وَلَقَدْ عَلِمُوا لَمَنِ اشْتَرَاهُ مَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْا بِهِ أَنْفُسَهُمْ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
Artinya: “Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya setan-setanlah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir”. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudarat dengan sihirnya kepada seorang pun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudarat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barang siapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui” (QS. Al-Baqarah: 102).
Lalu siapa Harut Marut ini? Terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ulama. Dan perbedaan ini erat kaitan dengan penafsiran maksud dari kata ‘malakain’ (dua malaikat).
Pendapat pertama, Harut dan Marut adalah dua nama kabilah jin yang mengajarkan sihir. Dengan demikian kata Harut dan Marut merupakan badal dari kata ‘asy-syayâthîn’ (setan-setan). Pendapat ini adalah dinisbahkan oleh Ibnu Katsir kepada pendapatnya Ibnu Hazm, hanya saja Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengatakan pendapat ini adalah pendapat yang sangat aneh dan asing.
Lalu jika Harut dan Marut merupakan badal dari kata ‘asy-syayâthîn’, lalu siapakah yang dimaksud dengan ‘malakain’ dalam ayat tersebut? Menurut pendapat ini, kata ‘malakain’ dimaksudkan adalah Jibril dan Mikail. Hal ini mengingat orang-orang Yahudi mengatakan bahwa Allah telah menurunkan Jibril dan Mikail untuk mengajarkan sihir, lalu Allah menolak anggapan tersebut, dengan mengatakan: “Sulaiman tidak kufur (tidak mengajarkan sihir), juga demikian dengan Jibril dan Mikail. Akan tetapi yang kufur itu adalah setan-setan, di mana merekalah yang mengajarkan sihir kepada manusia di daerah Babil, yaitu melalui Harut dan Marut”.
Demikian penggambaran Imam al-Qurthubi dalam al-Jâmi’ li Ahkâmil Qur’an-nya, ketika menggambarkan penafsiran pendapat pertama. Hanya saja, pendapat ini, sebagaimana dikatakan Ibnu Katsir adalah pendapat yang sangat aneh dan asing (aghrab jiddan).
Pendapat kedua mengatakan, Harut dan Marut adalah manusia jahat yang mengajarkan sihir di daerah Babil, dan Babil adalah sebuah daerah di Irak atau di Kufah. Pendapat ini diutarakan oleh Imam Ibnu Jarir at-Thabari dalam tafsirnya Jâmiul Bayân fi Ta’wîl Al-Quran, ketika menjelaskan beberapa pendapat seputar maksud Harut dan Marut. Namun demikian, di akhir pemaparan Imam at-Thabari melemahkan pendapat ini.
Jika yang dimaksudkan dengan Harut dan Marut adalah manusia biasa, lalu siapa yang dimaksud dengan ‘malakain’?
Sebagaimana pendapat pertama, pendapat ini mengatakan bahwa ‘malakain’ maksudnya adalah Jibril dan Mikail. Ini untuk menolak anggapan orang Yahudi saat itu yang mengatakan bahwa Nabi Sulaiman bin Daud bukan seorang Nabi akan tetapi seorang tukang sihir, yang mana sihirnya itu diajarkan melalui Jibril dan Mikail. Allah kemudian membantah anggapan demikian dengan mengatakan bahwa Jibril dan Mikail tidak mengajarkan sihir sedikitpun, sehingga dengan demikian Nabi Sulaiman terbebas dari tuduhan tersebut. Kelebihan yang dimiliki Nabi Sulaiman, bukanlah hasil dari sihir akan tetapi mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi-Nya.
Pendapat ketiga, mengatakan Harut dan Marut adalah orang shaleh dan sangat baik yang tinggal di Babil. Karena kesalehannya, orang-orang memuliakan dan menganggapnya seperti malaikat. Dengan demikian, kata ‘malakain’ dalam ayat di atas merupakan bentuk isti’arah atau majaz dari dua sosok manusia saleh yang bernama Harut dan Marut. Karenanya, kata Harut dan Marut merupakan badal dari kata ‘malakain’ hanya dalam pengertian majaz bukan pengertian sebenarnya sebagai malaikat.
Harut dan Marut, menurut pendapat ini, dapat mengetahui sihir dan bahkan keduanya yang meletakkan dasar-dasar ilmu sihir di negeri Babil, Irak. Keduanya orang baik dan tidak kufur dengan sihirnya itu, hanya saja orang-orang setelahnya yang menggunakan ilmu sihir tersebut untuk hal-hal tidak baik sehingga mereka menjadi kufur. Demikian pemaparan Thahir bin Asyur dalam at-Tahrir wat Tanwir-nya, ketika menjelaskan ayat 102 dari surat al-Baqarah.
Harut dan Marut, lanjut Ibnu Asyur, adalah dua nama suku Kaldan. Kata Harut merupakan nama Arab dari bahasa Kaldan, Hârûkâ, yang merupakan nama bulan sebagai symbol perempuan bagi suku Kandan. Sedangkan Marut merupakan nama Arab dari kata Mârûdâkh, yang merupakan nama bintang bagi suku Kaldan, sebagai symbol laki-laki.
Baik Hârûkâ maupun Mârûdâkh keduanya merupakan di antara bintang yang disucikan dan disembah oleh suku Kandan. Dan penyandaran kedua nama ini kepada nama bintang, adalah karena keyakinan mereka bahwa setiap orang saleh ketika sudah meninggal dunia, ia akan naik ke langit dan berubah dalam bentuk bintang atau benda langit lainnya. Dengan demikian, Harut dan Marut adalah dua orang saleh yang namanya kemudian diabadikan sebagai nama bintang sembahan suku Kaldan. Demikian pemaparan Ibnu Asyur dalam tafsirnya.
Sebagian ulama membacanya bukan ‘malakain’, akan tetapi ‘malikain’ (dengan membaca kasrah huruf lam-nya yang berarti dua raja). Di antara ulama yang membaca dengan ‘malikain’ ini, dinisbahkan oleh Imam al-Qurthubi dalam tafsirnya, kepada pendapatnya ibnu Abbas, Ibn Abza, ad-Dhahhâk dan al-Hasan al-Bashri. Dan yang dimaksud dengan dua raja ini adalah Nabi Daud dan Nabi Sulaiman. Hanya saja, bacaan ini adalah bacaan yang syadzdzah (ganjil), dan dilemahkan oleh Ibnul Araby.
Pendapat keempat, Harut dan Marut adalah malaikat yang diturunkan oleh Allah sebagai ujian dan cobaan bagi manusia saat itu. Keduanya mengajarkan sihir, dengan maksud agar orang-orang dapat membedakan mana sihir dan mana mukjizat. Hal ini penting mengingat sihir di daerah Babil saat itu sudah sangat membudaya dan membesar, sehingga mereka tidak dapat lagi membedakan antara mukjizat dan sihir. Mereka menganggap para nabi yang diutus bukan sebagai nabi akan tetapi tukang sihir. Allah lalu menurunkan dua malaikat, Harut dan Marut sebagai ujian bagi manusia saat itu. Mereka yang beriman akan tetap kokoh dengan keimanannya, dan mereka yang tidak beriman akan teperdaya dengan sihir tersebut.
Pendapat ini mengatakan, bahwa kata Harut dan Marut merupakan badal dari kata ‘malakain’, yang berarti dua malaikat dalam pengertian sebenarnya. Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengatakan, pendapat ini merupakan pendapat Jumhur ulama salaf, termasuk juga pendapat sebagian besar mufassirin, baik yang dahulu maupun yang belakangan.
Lalu jika ditanyakan, kalau seandainya Harut dan Marut itu adalah malaikat, bagaimana mungkin dia mengajarkan sihir yang jelas-jelas sangat dilarang?
Imam at-Thabari menjawab pertanyaan ini dengan mengatakan: “Sesungguhnya Allahlah yang telah menurunkan kebaikan dan kejahatan semuanya. Dan Allah juga menjelaskan akibat dari semua itu kepada hamba-hamba-Nya. Allah kemudian mewahyukan kepada para utusan-Nya untuk mengajarkan kepada makhluk-Nya mana yang halal dan mana yang haram bagi mereka. Hal ini seperti zina, mencuri dan seluruh perbuatan maksiat lainnya yang diperkenalkan kepada manusia serta melarang manusia melakukannya. Dan Sihir juga termasuk salah satu dari makna dimaksud, yang disampaikan dan dilarang untuk menggunakannya”.
Imam at-Thabari kemudian menukil pendapat yang mengatakan: “Mereka juga berpendapat: “Mengetahui ilmu sihir itu tidak berdosa, sebagaimana tidak berdosanya seseorang yang mengetahui cara membuat minuman keras, memahat patung. Letak dosa itu manakala ia mengamalkannya dan mempraktikkannya”. Demikian di antara pemaparan Imam at-Thabari mengokohkan pendapat keempat ini.
Imam al-Qurthubi dalam tafsirnya menguatkan pendapat tersebut dengan mengatakan bahwa Harut dan Marut merupakan dua malaikat yang diturunkan menjelaskan bahaya sihir sebagai ujian dan fitnah bagi manusia. Dan bagi Allah, lanjut al-Qurthubi, sangat berhak untuk menguji hamba-Nya menurut kehendak-Nya, sebagaimana Dia telah menguji dengan sangat Thalut. Karena itu, kedua malaikat itu berkata: “kami adalah fitnah maksudnya ujian dari Allah, kami mengabarkan bahwa sihir itu adalah perbuatan kufur. Jika kamu mengikuti nasihat kami, niscaya akan selamat, dan jika kamu tidak mengikuti kami, niscaya kamu celaka dan binasa”.
Dalam kesempatan lain, Imam al-Qurthubi mengatakan bahwa Harut dan Marut itu diturunkan untuk mengajarkan kepada manusia larangan melakukan sihir. Keduanya mengatakan: “Janganlah kalian melakukan ini, jangan melakukan itu”, dan seterusnya.
Syaikh Thanthawi, rahimahullah, Syaikhul Azhar sebelumnya, dalam tafsirnya at-Tafsîr al-Wasîth menuturkan: “Jumhur mufassirin berpendapat bahwa kedua malaikat itu adalah dalam pengertian sebenarnya malaikat. Keduanya diturunkan oleh Allah untuk mengajarkan sihir kepada manusia sebagai ujian dan cobaan. Hal ini untuk menolak anggapan tukang sihir saat itu yang mengatakan bahwa para nabi itu dusta, juga mereka memengaruhi dan mengajak orang-orang saat itu untuk menyembah selain Allah. Kemudian Allah mengutus dua malaikat yang bernama Harut dan Marut.
Hanya saja, keduanya tidak mengajarkan sihir kepada siapa pun kecuali keduanya menasihati dengan mengatakan bahwa apa yang diajarkannya itu adalah bentuk sihir yang tujuannya sebagai ujian, untuk memisahkan mana yang mengikuti kemaksiatan sehingga ia sesat dibuatnya, dan mana yang meninggalkan kemaksiatan sehingga ia berada dalam petunjuk dan cahaya dari Allah. Di samping itu juga untuk menampakkan perbedaan yang nyata antara mukjizat dengan sihir”.
Kemudian perlu saya sampaikan juga, riwayat-riwayat yang berkaitan dengan kisah Harut dan Marut ini sangat banyak. Riwayat-riwayat dimaksud datang bukan dari Rasulullah saw, akan tetapi dari para tabi’in, seperti Mujahid, Hasan Bashri, Qatadah dan lainnya. Tidak ada riwayat yang sahih yang langsung menyambung kepada Rasulullah saw.
Ada satu hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnad-nya yang bersambung kepada Rasulullah saw, hanya saja riwayatnya lemah, karena di dalamnya ada rawi bernama Musa bin Jubair, yang oleh para ulama hadis seperti Imam al-Haitsami dalam Majmauz Zawâid dinilai sebagai rawi daif. Terlebih, menurut para ulama, riwayat-riwayat seputar kisah Harut dan Marut yang banyak disebutkan dalam kitab-kitab tafsir seperti dalam Tafsir at-Thabari adalah berita-berita Israiliyyat yang tertolak. Untuk riwayat-riwayat seputar Harut dan Marut ini, semoga lain waktu dapat saya ketengahkan, insya Allah.
Mengakhiri pembicaraan Harut Marut ini, alangkah baiknya saya nukilkan di antara perkataan Ibnu Katsir dalam tafsirnya ketika menafsirkan surat al-Baqarah ayat 102 di atas. Ibnu Katsir mengatakan:
وقد روي في قصة هاروت وماروت عن جماعة من التابعين، كمجاهد والسدي والحسن البصري وقتادة وأبي العالية والزهري والربيع بن أنس ومقاتل ابن حيان وغيرهم، وقصها خلق من المفسرين، من المتقدمين والمتأخرين. وحاصلها راجع في تفصيلها إلى أخبار بني إسرائيل، إذ ليس فيها حديث مرفوع صحيح متصل الإسناد إلى الصادق المصدوق المعصوم الذي لا ينطق عن الهوى. وظاهر سياق القرآن إجمال القصة من غير بسط ولا إطناب فيها، فنحن نؤمن بما ورد في القرآن على ما أراده الله تعالى، والله أعلم بحقيقة الحال
Artinya: “Kisah Harut dan Marut banyak diriwayatkan kisahnya dari sekelompok tabi’in seperti Mujahid, as-Suddy, al-Hasan al-Bashri, Qatadah, Abul ‘Âliyyah, az-Zuhry, ar-Rabi’ bin Anas, Muqatil, Ibnu Hayyan dan yang lainnya. Demikian juga, kisahnya banyak diceritakan oleh para mufassir, baik yang terdahulu ataupun yang belakangan. Kesimpulannya, semua kisah secara teperincinya merupakan kisah-kisah Bani Israil, karena tidak ada satu pun hadis Marfu’ yang sahih yang bersambung sanadnya kepada Rasulullah saw yang menceritakan akan hal itu. Sedangkan Al-Quran menceritakan kisahnya secara global, tanpa penjelasan yang panjang. Karena itu, kami mengimani apa yang ada dalam Al-Quran menurut kehendak Allah, dan hanya Allah yang lebih mengetahui hakikat sebenarnya”.
Demikian pembahasan seputar Harut dan Marut, semoga bermanfaat. Wallahu a’lam

Jumat, 03 Januari 2014

a

[googled1182bca5d224dab.html]

PUISI GUS MUS

BILA KUTITIPKAN

Bila kutitipkan dukaku pada langit
Pastilah langit memanggil mendung

Bila kutitipkan resahku pada angin
Pastilah angin menyeru badai

Bila kutitipkan geramku pada laut
Pastilah laut menggiring gelombang

Bila kutitipkan dendamku pada gunung
Pastilah gunung meluapkan api. Tapi

Kan kusimpan sendiri mendung dukaku
Dalam langit dadaku

Kusimpan sendiri badai resahku
Dalam angin desahku

Kusimpan sendiri gelombang geramku
Dalam laut pahamku

Kusimpan sendiri.


PUISI GUS MUS


JADI APA LAGI

jadi apa lagi
yang bisa kita lakukan
bila mata sengaja dipejamkan
telinga sengaja ditulikan
nurani mati rasa
?
apalagi
yang bisa kita lakukan
bila kepentingan lepas dari kendali
hak lepas dari tanggung jawab
perilaku lepas dari rasa malu
pergaulan lepas dari persaudaraan
akal lepas dari budi
?
apalagi
yang bisa kita lakukan
bila pernyataan lepas dari kenyataan
janji lepas dari bukti
hukum lepas dari keadilan
kebijakan kepas dari kebijaksanaan
kekuasaan lepas dari koreksi
?
apalagi
yang bisa kita lakukan
bila kata kehilangan makna
kehidupan kehilangan sukma
manusia kehilangan kemanusiaannya
agama kehilangan Tuhan nya
?
apalagi, saudara
yang bisa
kita lakukan
?
Allah,
kalau saja itu semua
bukan kemurkaan dari Mu terhadap kami
kami tak peduli
rembang, awal dzulhijjah 1418 / 1998

PRIVASI

TAHTA

tahta dan singgasana tempatnya di istana
uang dan emas tempatnya di brankas
rumah dan sawah tempatnya di tanah
padi dan jagung tempatnya di lumbung
ternak dan kuda tunggang tempatnya di kandang
barang-barang tempatnya di gudang
jangan ditempatkan di hari !

PUISI GUS MUS

KINILAH SAATNYA BERTERUS TERANG

setelah sekian lama
kita dihimpit gelap kabut
ditindih rasa takut
setelah sekian lama
kita digoncang deru angin
setelah semua kata-kata
hanya menggumpal dalam dada
setelah semua merasa lara
kinilah saatnya berterus terang
jangan tutupi kebenaran
agar dunia tetap terang
jangan tutupi kesalahan
biar dada tetap lapang
kinilah saatnya berterus terang
jangan biarkan rasa takut
membuatmu menjadi munafik dan pengecut
cahaya kebenaran telah datang
kinilah saatnya berterus terang
marilah kita bicara laiknya saudara
jangan lagi kita biarkan
kepentingan merekayasa kita
menyumbat makna
tumpukan kata menyuburkan dendam
tumpukan keluhan meledakkan dada
dan akhirnya dendam membakar segalanya
kinilah saatnya berterus terang
setelah sekian lama
kita saling terkam bagai serigala
masihkah tersisa kemanusiaan kita ?
setelah sekian lama
kebencian antara kita membara
masihkan kita bersaudara ?

PUISI GUS MUS

KEMBALIKAN MAKNA PANCASILA

selama ini di depan kami
terus kalian singkat-singkat pancasila
karena kalian takut ketauan
sila-sila yang kalian maksud
sila-sila yang kalian anut
tidak sebagaimana yang kalian tatarkan
kepentingan-kepentingan sempit sesaat
telah terlalu jauh menyeret kalian
maka pancasila kalian pun selama ini adalah :
KESETANAN YANG MAHA PERKASA
KEBINATANGAN YANG DEGIL DAN BIADAB
PERSETERUAN INDONESIA
KEKUASAAN YANG DIPIMPIN OLEH MIKMAT KEPENTINGAN
DALAM KEKERABATAN / PERKAWANAN
KELALIMAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA
dan sorga kamipun menjadi neraka
di depan dunia
ibu pertiwi menangis memilukan
merahputihnya di cabik-cabik
anak-anaknya sendiri bagai serigala
menjarah dan memperkosanya
o, gusti kebiadaban apa ini ?
o, azab apa ini ?
gusti,
sampai memohon ampun kepada Mu pun
kami tak berani lagi

PUISI GUS MUS


AKHIRNYA

akhirnya api keserakahan kalian
membakar hutan belukar dan dendam
asapnya menyesakkan napas
berjuta-juta manuasia
memedihkan mata mereka
akhirnya kalian harus memetik hasil
dari apa yang kalian ajarkan
ribuan orang kini telah pandai
meniru kalian menjarah apa saja
yang tersisa dari sehabis jarahan kalian
beberapa tokoh sudah pandai meniru kalian
menyembunyikan gombal kepentingan
dalam retorika yang dimanis-maniskan
akhirnya kalian harus membayar
kemerdekaan dan kedamaian
yang selama ini kalian curi dari kami
kepercayaan yang selama ini
kalian lecehkan

PUISI GUS MUS



REFORMASI TERUS MELAJU

api terus melalap kota dan hutan
bayi-bayi terus dikabarkan dibuang sembarangan
demam berdarah terus meminta korban
aktivis-aktivis terus dikabarkan hilang
perusahaan-perusahaan besar terus dibingungkan utang
menteri-menteri terus bernegosiasi dengan para pemilik piutang
bank-bank terus deg-degan
petinggi-petinggi negeri terus berusaha meyakinkan
negara-negara donor terus mempertimbangkan bantuan
ibu-ibu rumah tangga terus mengeluhkan harga bahan-bahan
toko-toko yang pintunya tak pro reformasi
terus jadi sasaran penjarahan
korupsi, kolusi dan nepotisme terus menjadi pembicaraan
pengamat terus mengkritik dan mempertanyakan
pakar-pakar terus berteori
mahasiswa terus berdemonstrasi
abri terus berjaga-jaga
politisi-politisi terus memasang kuda-kuda
ulama dan umara terus beristighatsah dan berdoa
modal dan moral terus terkikis
sembako dan kepercayaan terus menipis
harga-harga terus naik
rupiah yang dicintai terus melemah
orsospol-orsospol terus bengong
wakil-wakil rakyat terus tampak bloon
padahal pak harto sudah lengser keprabon
reformasi terus melaju

PUISI GUS MUS

KAUM BERAGAMA NEGERI INI

Tuhan, lihatlah betapa kaum beragama negeri ini
mereka tak mau kalah dengan kaum beragama lain
di negeri-negeri lain,
demi mendapatkan ridha Mu
mereka rela mengorbankan saudara-saudara mereka
untuk berebut tempat terdekat di sisi Mu
mereka bahkan tega menyodok dan menikam
hamba-hamba Mu sendiri
demi memperoleh rahmat Mu
mereka memaafkan kesalahan
dan mendiamkan kemungkaran
bahkan mendukung kelaliman
untuk membuktikan keluhuran budi mereka
terhadap setanpun mereka tak pernah berburuk sangka
Tuhan, lihatlah betapa baik kaum beragama negeri ini
mereka terus membuatkan Mu rumah-rumah mewah
di antara gedung-gedung kota
hingga tengah-tengah sawah
dengan kubah-kubah megah dan menara-menara menjulang
untuk meneriakkan nama Mu
menambah segan dan keder hamba-hamba kecil Mu
yang ingin sowan kepada Mu
nama Mu mereka nyanyikan dalam acara hiburan
hingga pesta agung kenegaraan
mereka merasa begitu dekat dengan Mu
hingga masing-masing merasa berhak mewakili Mu
yang memiliki kelebihan harta membuktikan
kedekatannya dengan harta yang Engkau berikan
yang memiliki kelebihan kekuasaan membuktikan
kedekatannya dengan kekuasaan yang Engkau limpahkan
yang memiliki kelebihan ilmu membuktikan
kedekatannya dengan ilmu yang Engkau karuniakan
mereka yang Engkau anugerahi kekuatan
seringkali bahkan merasa diri Engkau sendiri
mereka bukan saja ikut menentukan ibadah
tapi juga menetapkan siapa ke sorga siapa ke neraka
mereka sakralkan pendapat mereka
dan mereka akbarkan semua yang mereka lakukan
hingga takbir dan ikrar mereka
yang kosong bagai perut bedug
Allahu Akbar Walillahil Hamd

PUISI GUS MUS

SAJAK ATAS NAMA

ada yang atas nama Tuhan melecehkan Tuhan
ada yang atas nama negara merampok negara
ada yang atas nama rakyat menindas rakyat
ada yang atas nama kemanusiaan memangsa manusia
ada yang atas nama keadilan meruntuhkan keadilan
ada yang atas nama persatuan merusak persatuan
ada yang atas nama perdamaian mengusik kedamaian
ada yang atas nama kemerdekaan memasung kemerdekaan
maka atas nama apa saja atau siapa saja
kirimkanlah laknat kalian
atau atas nama Ku
perangilah mereka dengan kasihsayang

PUISI GUS MUS


NEGERI KEKELUARGAAN

meski kalian tidak bersaksi
sejarah pasti akan mencatat dengan huruf-huruf besar
bukan karena inilah
negeri bagai zamrud yang amat indah
bukan karena inilah
negeri dengan kekayaan yang melimpah
dan rakyat paling ramah
tapi karena kalian telah membuatnya
menjadi negeri paling unik di dunia
kalian buat norma-norma sendiri yang unik
aturan-aturan sendiri yang unik
perilaku-perilaku sosial sendiri yang unik
budaya yang lain dari yang lain
kalian buat bangsa negeri ini
tampil beda dari bangsa-bangsa lain di muka bumi
kehidupan penuh makna kekeluargaan
yang harmonis, seragam dan serasi
dengan demokrasi keluarga
yang manis, rukun dan damai
dalam sistem negeri kekeluargaan
bapak sebagai kepala rumahtangga
memimpin dan mengatur segalanya
sampai akhir hayatnya
bagi kepentingan keluarganya
kepentingan keluarga adalah kepentingan semua
kepentingan keluarga adalah kepentingan bangsa dan negara
keluarga harus sejahtera
dan semua harus mensejahterakan keluarga
demi kesejahteraan dan kemakmuran keluarga
kepala keluarga nerhak menentukan
sispa-siapa termasuk keluarga
berhak memutuskan dan membatalkan keputusan
berhak mengatasnamakan siapa saja
berhak mengumumkan dan menyembunyikan apa saja
kepala keluarga demi keluarga
berhak atas laut dan dan udara
berhak atas air dan tanah
berhak atas sawah dan ladang
berhak atas hutan dan padang
berhak atas manuasia dan binatang
sejarah pasti akan menulis dengan huruf-huruf besar
bahwa di suatu kurun waktu yang lama
pernah ada negeri kekeluargaan
yang sukses membina dan mempertahankan
kemakmuran dan kebahagiaan keluarga

PUISI GUS MUS

KAU INI BAGAIMANA ATAU AKU HARUS BAGAI MANA

Kau ini bagaimana?

Kau bilang Aku merdeka, Kau memilihkan untukku segalanya
Kau suruh Aku berpikir, Aku berpikir Kau tuduh Aku kapir

Aku harus bagaimana?

Kau bilang bergeraklah, Aku bergerak Kau curigai
Kau bilang jangan banyak tingkah, Aku diam saja Kau waspadai

Kau ini bagaimana?

Kau suruh Aku pegang prinsip, Aku memegang prinsip Kau tuduh Aku kaku
Kau suruh Aku toleran Kau bilang Aku plin-plan

Aku harus bagaimana?

Aku Kau suruh maju, Aku maju Kau srimpung kakiku
Kau suruh Aku bekerja, Aku bekerja Kau ganggu Aku

Kau ini bagaimana?

Aku kau suruh menghormati hukum, kebijaksanaanmu menyepelekannya
Aku Kau suruh berdisiplin, Kau menyontohkan yang lain

Aku harus bagaimana?

Kau bilang Tuhan sangat dekat, Kau sendiri memanggilnya dengan pengeras suara tiap saat
Kau bilang Kau suka damai, Kau ajak Aku setiap hari bertikai

Aku harus bagaimana?

Aku Kau suruh membangun, Aku membangun Kau merusaknya
Aku Kau suruh menabung, Aku menabung Kau menghabiskannya

Kau ini bagaimana?

Kau suruh Aku menggarap sawah, sawahku Kau tanami rumah-rumah
Kau bilang Aku harus punya rumah, Aku punya rumah Kau meratakannya dengan tanah

Kau ini bagaimana?

Aku Kau larang berjudi, permainan spekulasimu menjadi-jadi
Aku Kau suruh bertanggung jawab, Kau sendiri terus berucap Wallahu a'lam bissawab

Kau ini bagaimana?

Kau suruh Aku jujur, Aku jujur Kau tipu Aku
Kau suruh Aku sabar, Aku sabar Kau injak tengkukku

Aku harus bagaimana?

Aku Kau suruh memliihmu sebagai wakilmu, sudah kupilih Kau bertindak semaumu
Kau bilang Kau selalu memikirkanku, Aku sapa saja Kau merasa terganggu

Kau ini bagaimana?

Kau bilang bicaralah, Aku bicara Kau bilang Aku ceriwis
Kau bilang jangan banyak bicara, Aku bungkam Kau tuduh Aku apatis

Aku harus bagaimana?
Aku harus bagaimana?

Kau bilang kritiklah, Aku kritik Kau marah
Kau bilang cari alternatifnya, Aku kasih alternatif Kau bilang jangan mendikte saja

Kau ini bagaimana?

Aku bilang terserah Kau, Kau tidak mau
Aku bilang terserah kita, Kau tak suka
Aku bilang terserah Aku, Kau memakiku

Kau ini bagaimana?
Aku harus bagaimana?

(K.H.A. Mustofa Bisri, 1987)

NABI - KITA

Pemuka Agama Hindu Pun akui Nabi Muhammad adalah orang terhebat dalam sejarah umat manusia


Pemuka Agama Hindu Pun akui Nabi Muhammad adalah orang terhebat dalam sejarah umat manusia
(Arrahmah.com) – Rasulullah Muhammad (shalallahu ‘alaihi wa sallam) adalah orang terhebat dalam sejarah umat manusia. Pernyataan demikian tidak mengejutkan bila dikatakan oleh seorang Muslim. Tetapi pernyataan tersebut keluar dari perkataan seorang pemuka agama Hindu di India. Pemuka agama hindu itu juga mengatakan bahwa belajar dan memahami Islam, kehidupan Nabi (shalallahu ‘alaihi wa sallam) dan ajarannya adalah sumber terbaik.
“Kita sedang berbicara tentang Nabi Muhammad (shalallahu ‘alaihi wa sallam) dan kita harus ingat baik-baik dalam ingatan kita bahwa dia adalah individu terhebat dalam sejarah. Jika setiap orang ingin mengetahui tentang Islam, harus menilai Islam dari kehidupan Nabi dan ajarannya,” demikian kata  Swami Lakhsmi Shankaracharya, Seorang pemuka agama Hindu terkemuka,seperti dikutip Islamonline.

Ketika memberikan ceramah tentang “Sirah Nabi” yang membahas tentang karakter mulia Nabi Muhammad dalam sebuah konferensi bulan lalu. Swami yang juga merupakan founder Jan Ekta Manch, mengatakan bahwa perdamaian dan perikemanusiaan adalah inti ajaran Islam.
“Ini adalah kewajiban setiap Muslim berdasarkan agama mereka untuk menyelamatkan dan melindungi umat manusia, Nabi Muhammad (shalallahu ‘alaihi wa sallam) selalu memaafkan musuh-musuhnya dan menunjukkan kesabaran ketika ia dicelakai oleh orang lain, ini adalah moral ajarannya yang membuat Islam sebagai agama internasional,” katanya.
Dia juga mengutip sejarah “Fathu Makkah” (Pembebasan Makkah) ketika musuh-musuh Islam diberikan kebebasan sepenuhnya. Terkait Jihad, dia membenarkan bahwa diizinkan untuk berperang bagi mereka yang diperangi berdasarkan ayat Al-Qur’an surat Al-Hajj [22]: 39, dan juga membenarkan bahwa Islam mengajarkan etika berperang yaitu tidak boleh berlebih-lebihan.
Perlu disebutkan bahwa Swami pada awalnya sangat mengkritik keras Islam dan Jihad. Dia pernah menganggap Islam adalah akar dari terorisme global. Pemikirannya ini dibentuk karena ia mempelajari Islam berdasarkan sumber-sumber yang memiliki pandangan negatif terhadap Islam. Kemudian ia menulis sebuah buku berjudul “The History of Islamic Terrorism.” Namun, Swami terus mempelajari Islam, ia beralih mencari sumber-sumber shahih. Swami membaca Kitab Suci Al-Quran dari lembar ke lembar dan mempelajari sejarah hidup Nabi Muhammad (shalallahu ‘alaihi wa sallam).
Akhirnya, ia sadar bahwa ia salah paham terhadap Islam. Swami mengakui kesalahannya dan memutuskan untuk menulis bantahan terhadap sumber-sumber negatif itu dalam sebuah bukunya yang berjudul “Islam – Aatank ya Aadarsh” yang artinya “Islam – Teror atau Jalan yang Ideal.” Dalam buku tersebut, ia mengklarifikasi bahwa Islam adalah agama yang damai dan bahwa Muslim berjihad untuk mempertahankan diri dan menegakkan perdamaian, bukan aksi terorisme sebagaimana yang dituduhkan.
Konferensi itu digelar oleh Jamaat-e-Islami Hind, Bihar, dan kepala daerah organisasi tersebut, Nayyaruzzaman, menjadi pemimpin konferensi tersebut. Dia menekankan pada pengetahuan yang benar tentang Islam dan bertindak sebagaimana yang dilakukan oleh para sahabat Nabi Muhammad. (siraaj/arrahmah.com)
Pembaca yang budiman, bahkan seorang non-muslim saja mengakui Nabi kita Muhamad (shalallahu ‘alaihi wa sallam) adalah manusia terbaik,uswatun hasanah ,contoh pemimpin ideal
Andai saja para pemimpin negri mencontoh apa yang beliau contohkan tentu negri-negri islam akan menjadi negeri yang makmur,tak terkecuali negri kita “Indonesia” ,negri impian “Baldatun ,thoyibatun ,warobbul ghofur”
Tapi itu semua hanya di bibir saja mengaku negri islam tapi tak mau memakai apa yang ALLAH SWT turunkan ,tak mau memakai hukum islam, lalu darimana bisa dikatakan mencontoh  Muhamad (shalallahu ‘alaihi wa sallam)
Giliran ikhwan yang berjuang untuk tegaknya hukum islam dicap sebagai “teroris” IRONIS??

Sains Al - Qur'an

KEAJAIBAN POHON DAN TULANG

Sebagaimana Allah Swt menciptakan pepohonan dan menjadikannya sebagai kayu bakar sejak berjuta tahun lalu, maka Dia pun sanggup menghidupkan kembali tulang-belulang, mari kita renungkan ….
Dalam Al-Quran terdapat banyak rahasia-rahasia tersembunyi yang tidak akan diketahui kecuali dengan merenungkan Kitab yang agung ini. Semua ayat-ayat suci saling berkaitan satu sama lain membentuk sebuah struktur bahasa yang sempurna, dan hal ini yang ingin kami ungkapkan melalui teks Al-Quran berikut:

وَضَرَبَ لَنَا مَثَلًا وَنَسِيَ خَلْقَهُ قَالَ مَنْ يُحْيِي الْعِظَامَ وَهِيَ رَمِيمٌ * قُلْ يُحْيِيهَا الَّذِي أَنْشَأَهَا أَوَّلَ مَرَّةٍ وَهُوَ بِكُلِّ خَلْقٍ عَلِيمٌ * الَّذِي جَعَلَ لَكُمْ مِنَ الشَّجَرِ الْأَخْضَرِ نَارًا فَإِذَا أَنْتُمْ مِنْهُ تُوقِدُونَ) [يس: 78-80].

“Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?" (78), Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk(79), yaitu Tuhan yang menjadikan untukmu api dari kayu yang hijau, maka tiba-tiba kamu nyalakan (api) dari kayu itu"(80)” [ Yasin: 78-80].