Jumat, 20 Februari 2015

MEDALI CINTA

Tak mungkin  manusia tidak jatuh cinta
Rasa cinta tertambat jauh didalam lubuk hati
Tak kan sabar untuk terus berdiam diri
Akan tiba suatu masa dimana benih-benih cinta,
menembus lapisan-lapisan qalbu,,
tumbuh mekar menjelma bak sekuntum mawar rindu

Cinta, sebuah kata yang tak terdefinisikan secara lisan
sebuah rasa yang kadang muncul dengan transparan
Tak semua lisan mampu mengutarakan
jika memang hati terus merasa enggan

Malu bercampur ragu,,
Kebimbangan hati, seakan menjadi rintangan mapalaska
Berjuang, gigih, bergulat dengan hati yang bimbang
Terus maju,,Sampai tuhan memberikan sebuah anugerah..
Anugerah yang mengantarkanmu menjadi peraih medali cinta..

Kisahku,, dikau dan aku,,, 

Minggu, 20 Juli 2014

Sekuntum Mawar Gaza


Mungkin tak ada lagi padang luas yang berkilau
Hanya tinggal kepingan jerit dan tangisan
Mungkin tak ditemukan lagi satu keceriaan yang menghias wajah mereka
Yang ada hanya air mata dan anyir darah yang memerah
Mungkin mereka tak akan sesibuk kita dengan baju baru dan aneka menyambut hari Fitri
Bagi mereka bertahan hidup untuk esok hari saja adalah janji yang abu-abu
Mungkin bocah-bocah Gaza, malaikat-malaikat kecil itu tak lagi saling kejar, berlari-larian
Yang ada hanya dentuman senjata api yang meluluh lantakkan
Mungkin perut itu sama kelaparan, bukan karena Ramadlan yang penuh suka cita
Tapi kebiadaban Zionis membabi buta mengungkung setiap nyawa di Palestina
Tak ada mawar yang ranum dan merekah merah
Semua layu dan hampir-hampir terjatuh dari tangkai yang telah lumpuh
Bagi mereka semoga pertolongan Allah yang pernah turun kala Badar berkecamuk akan segera menyelimuti
Zionis-Zionis bersama antek-anteknya yang bernama paman Sam akan segera ditenggelamkan dalam debu-debu padang pasir yang sebenarnya ikut geram menyaksikan kecongkakan dan kebiadaban mereka
Andai ku malaikat kupotong sayapku, dan rasakan perih di dunia bersamamu
Perang kan berakhir, cinta kan abadi
Di tanah anarkhi, romansa terjadi

Rabu, 16 Juli 2014

KEUTAMAAN 10 TERAKHIR RAMADHAN DAN LAILATUL QADAR

KEUTAMAAN 10 TERAKHIR RAMADHAN DAN LAILATUL QADAR


Segala puji hanya bagi Allah, yang telah menyampaikan kita dipenghujung 10 hari kedua bulan Ramadhan. Sebentar lagi kita akan memasuki 10 ketiga atau terakhir bulan Ramadhan. Hari-hari yang memiliki kelebihan dibanding lainnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada 10 terakhir Ramadhan ini meningkat amaliah ibadah beliau yang tidak beliau lakukan pada hari-hari lainnya.

Ummul Mu`minin ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengisahkan tentang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada 10 terakhir Ramadhan :

كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا دخل العشر - أي العشر الأخير من رمضان - شد مئزره، وأحيا ليله، وأيقظ أهله . متفق عليه

“Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila memasuki 10 terakhir Ramadhan, beliau mengencangkan tali sarungnya (yakni meningkat amaliah ibadah beliau), menghidupkan malam-malamnya, dan membangunkan istri-istrinya.” Muttafaqun ‘alaihi


Jumat, 02 Mei 2014

PERSYARATAN PBSB 2014

Assalamualaikum Wr.Wb..
Berikut ini beberapa informasi tentang PBSB 2014.
Sumber : https://www.facebook.com/pbsbkemenag
untuk lebih jelasnya anda bisa pergi ke alamat web tersebut.


SYARAT MENGIKUTI SELEKSI CALON PESERTA PBSB KEMENAG RI TAHUN 2014


 (Bagian 1)

Pondok Pesantren yang ingin mengusulkan santrinya untuk mengikuti seleksi wajib terdaftar di
Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota setempat, dibuktikan dengan telah memiliki NSPP (Nomor Statistik Pondok Pesantren) dan telah terdata di emispendis.kemenag.go.id dengan data
yang telah diisi lengkap.


(Bagian 2)

CalonPeserta PBSB adalah:
a. Santri yang bersekolah pada tingkat akhir dan lulus pada tahun 2014 di Madrasah Alliyah (MA)
yang berada dinaungan pondok pesantren; atau
b. Santri lulusan pesantren muadalah/pesantren salafiyah dengan ijazah paket C yang
diselenggarakan oleh pondok pesantren, khusus pilihan studi Bidang Keagamaan;
c. Santri yang bersekolah pada tingkat akhir dan lulus pada tahun 2014 di MA/SMA/SMKyang
berada dinaungan pondok pesantren, atau Santri lulusan pesantren muadalah/pesantren
salafiyah dengan ijazah paket C yang diselenggarakan oleh pondok pesantren, yang hafal (hafidz)
minimal 10 juz, khusus bagi pilihan studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Pondok Pesantren melakukan seleksi untuk menentukan santri untuk mengikuti Seleksi Calon Peserta PBSB Tahun 2014, dengan:

Kriteria Umum:
a. Santri mukim minimal 3 tahun berturut-turut
b. Berusia maksimal (per 1 Juli 2014):
- 20 tahun untuk santri tingkat akhir pada MA/SMA/SMK (lahir pada tanggal 1 Juli 1994, 2 Juli 1994, dan seterusnya);
- 23 tahun untuk santri lulusan pesantren muadalah/pesantren salafiyah dengan ijazah paket C yang diselenggarakan oleh pondok pesantren(lahir pada tanggal 1 Juli 1991, 2 Juli 1991, dan seterusnya).
c. Memiliki prestasi akademik yang baik dan akhlaq yang terpuji
d. Sangat diutamakan yang berasal dari keluarga kurang mampu

Kriteria Khusus:
a. Ketentuan untuk pilihan studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang:
- Hanya untuksantri yang bersekolah pada tingkat akhir di Madrasah Alliyah (MA)/Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Berbasis Pesantren yang hafal (hafidz) minimal 10 juz serta wajib mengupayakan serta mempertahankan Hafidz Al-Qur’an
30 Juz pada saat menyelesaikan studi pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
- Hafidz Al-Qur’an 30 Juz merupakan persyaratan kelulusan program S1 peserta PBSB pada UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

b. BagiSantri yang berminat untuk studi pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta:
- Wajib mengupayakan serta mempertahankan Hafidz Al-Qur’an 10 Juz dan Hafal 100 Hadist
pada saat menyelesaikan studi pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
- Hafidz Al-Qur’an 10 Juz dan Hafal 100 Hadist merupakan persyaratan kelulusan program S1
peserta PBSB pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.


DOWNLOAD PANDUAN & SYARAT SELEKSI Calon Peserta PBSB 2014

http://www.pondokpesantren.net/ponpren/images/stories/downloads/seleksi_calon_peserta_pbsb_2014.pdf

 
FASILITAS PEMBIAYAAN BEASISWA PBSB KEMENAG RI TAHUN 2014

1. Kementerian Agama akan menanggung pembiayaan beasiswasecara bertahap setiap tahun akademik sampai yang bersangkutan menyelesaikan studi dan atau maksimal 8 (delapan) semester. Khusus prodi/jurusan yang memerlukan studi lanjut pendidikan profesi/sebutan lain sejenis, waktu studi ditambah dengan lama studi untuk menyelesaikan pendidikan profesi sesuai dengan aturan akademik yang berlaku, atau maksimal tambahan 4 (empat) semester untuk pendidikan profesi
Pendidikan Dokter, Pendidikan Dokter Gigi, dan Pendidikan Dokter Hewan, serta tambahan 2 (semester) semester untuk pendidikan profesi Keperawatan.
 

2. Komponen pembiayaan beasiswa terdiri atas :
a. Biaya Pendidikan
Pembiayaan terhadap biaya pendidikanuntuk masing-masing pilihan studi, sesuai dengan aturan Biaya Kuliah Tunggal (BKT) dan/atau Uang Kuliah Tunggal (UKT), serta aturan lain yang berlaku pada masing-masing perguruan tinggi.
 

b. Biaya Pengembangan Akademik Awal Program
Pembiayaan terhadap biaya pengembangan akademik yang diberikan hanya di awal program, sesuai dengan aturan, keperluan dan kesepakatan kerjasama dengan perguruan tinggi untuk masing-masing pilihan studi.
 

c. Biaya Pendidikan Profesi
Biaya pendidikan profesi diberikan untuk pilihan studi yang memerlukan pendidikan profesi berdasarkan rekomendasi dari masing-masing perguruan tinggi, dengan besaran yang
disesuaikan dengan aturan Biaya Kuliah Tunggal (BKT) dan/atau Uang Kuliah Tunggal (UKT), serta
aturan lain yang berlaku pada masing-masing perguruan tinggi.
 

d. Biaya Peningkatan Kualitas
Pembiayaan terhadap proses peningkatan kualitas melalui penyetaraan kemampuan atau orientasi peserta PBSB pada awal program. Bentuk kegiatan disesuaikan dengan kondisi
kemampuan peserta merujuk pada standar mutu pada masing-masing perguruan tinggi. Besaran biaya tergantung dari bentuk kegiatan pada masing-masing perguruan tinggi.
 

e. Biaya Hidup
Biaya hidup diberikan kepada masing-masing peserta untuk meringankan beban keperluan hidup sehari-hari, termasuk untuk memenuhi keperluankegiatan studi, pengembangan diri peserta PBSB, kegiatan pengembangan organisasi, serta pengabdian kepada masyarakat.
 

f. Tunjangan Lain
Tunjangan lain dimaksudkan sebagai pembiayaan untuk menunjang kegiatan penelitian/kerja praktek lapangan/penyelesaian tugas akhir, penempatan di lokasi baru, serta tunjangan untuk mendukung pendidikan profesi.
Besarnya pembiayaan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran Kementerian Agama.
 

3. Biaya selain pada komponen sebagaimana pada nomor 2 diatas menjadi tanggung jawab orang
tua/wali/pesantren/ masing-masing peserta PBSB.
 

4. Untuk kasus tertentu, berdasarkan rekomendasi dari perguruan tinggi, waktu studi maksimal sebagaimana pada nomor 1 dapat ditambah dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran
Kementerian Agama.

Dana Beasiswa dibayarkan dalam bentuk belanja bantuan sosial Bantuan Beasiswa Santri Berprestasi. Pembayaran dana beasiswa dilakukan melalui prosedur pencairan keuangan negara sesuai mekanisme pada ketentuan mengenai Belanja Bantuan Sosial pada Kementerian Negara/Lembaga.

Selasa, 29 April 2014

PENDAFTARAN PBSB 2014

Info Seleksi Calon Peserta Program Beasiswa Santri Berprestasi Tahun 2014

 

Setiap santri yang diajukan oleh pondok pesantren untuk mengikuti Seleksi Calon Peserta PBSB Tahun 2014 wajib melakukan registrasi.

Pelajari persyaratan seleksi dan mekanisme pelaksanaannya dengan seksama sebelum anda melakukan registrasi.

TANGGAL PENTING
Periode Pengajuan 19 April - 14 Mei 2014
Pengumuman Daftar Peserta Seleksi 15 Mei 2014
Periode Pengambilan Tanda Peserta 15 - 21 Mei 2014
Pelaksanaan Seleksi 22 Mei 2014
Pengumuman Hasil Seleksi 6 Juni 2014
Konfirmasi Kesediaan dan Verifikasi Data 7 - 13 Juni 2014
Peningkatan Kualitas Peserta Baru PBSB Juni - Agustus 2014

Panitia Seleksi Peserta PBSB Tahun 2014
Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3 - 4
Jakarta Pusat - Telp 021-3811810

Untuk Keterangan Lebih lanjut Silahkan klik :

http://www.pondokpesantren.net/pbsb/index.php?CHECK

Selasa, 08 April 2014

FOTO BUNGA KEREN

Assalamu'alaikum ....
hallo sahabat....
Jumpa lagi di blog sahabat ficko,kali ini ane mau post beberapa foto hsail jepretan ane sendiri..
yah,, namanya lagi belajar...
pasti nanti hasilnya nggak sesumparna yang kalian harapkan...
langsung aja...
check it out . . . :)

 
bunga heranium

Bunga Heranium Di sore hari
Ayo.. lihat yang lainnya... ;)

ZIARAH PPMT AS-SA'ADAH JATIROGO

KEGIATAN ZIARAH PPMT AS-SA'ADAH JATIROGO

Menjelang akan diadakannya Ujian Nasional (UN) baik tingkat MTs. maupun tingkat MA sederajat, dalam hal ini PPMT As - Sa'adah Jatirogo mengadakan ziarah ke beberapa auliya' Allah, dengan tujuan bertawassul agar para santri yang mengikuti ujian diberikan kemudahan oleh Allah setelah merek berusaha. :)
nah,, berikut adalah hasil jeprat jepret foto ketika dalam perjalanan berziarah.
check it out....

kegiatan ziarah PPMT As-Sa'adah


Kamis, 03 April 2014

Keutamaan membaca surat Al-Kahfi pada malam dan hari Jum'at



Keutamaan membaca surat Al-Kahfi pada malam dan hari Jum'at


Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Ta’ala. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam, keluarga dan para sahabatnya.
Hari Jum’at merupakan hari yang mulia. Bukti kemuliaannya, Allah mentakdirkan beberapa kejadian besar pada hari tersebut. Dan juga ada beberapa amal ibadah yang dikhususkan pada malam dan siang harinya, khususnya pelaksanaan shalat Jum’at berikut amal-amal yang mengiringinya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ قُبِضَ وَفِيهِ النَّفْخَةُ وَفِيهِ الصَّعْقَةُ

“Sesungguhnya di antara hari kalian yang paling afdhal adalah hari Jum’at. Pada hari itu Adam diciptakan dan diwafatkan, dan pada hari itu juga ditiup sangkakala dan akan terjadi kematian seluruh makhluk. . . . “ (HR. Abu Dawud, an Nasai, Ibnu Majah, Ahmad, dan al

Minggu, 30 Maret 2014

CONTOH KARTU PESERTA BIDIKMISI

Jumpa lagi Sahabat ficko..
Mungkin sebagian dari sahabat yang ingin mendaftar kuliah melewati jalur bidik misi  penasaran dengan gimana sih kartu Pendaftaran bidik misi itu....
nahhh...
pada kesempatan kali ini saya akan memberi contoh kepada sahabat..
tak hanya itu ane juga punya contoh kartu peserta SNMPTN lho....
Yupss,,,,
inilah contoh nya...

CARA IBLIS MENGGODA MANUSIA

Iblis Terpaksa Bertamu Kepada Rasulullah SAW

(Dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas) Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.” Rasulullah bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?” Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.” Beliau melanjutkan, “Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.” Umar bin Khattab berkata: “Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah”. Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.” Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi. Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin…” Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?” Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.”

IBLIS KHUTBAH...?


Khutbah Sang Iblis

Iblis berkhutbah…??, benar…ia berkhutbah…bahkan khutbah yang paling menyentuh hati…tidak ada khutbah yang menyentuh hati sebagaimana khutbah Iblis ini.

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata :

إِذَا كَانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ ، قَامَ إِبْلِيْسُ خَطِيْبًا عَلَى مِنْبَرٍ مِنْ نَارٍ ، فَقَالَ: إِنَّ اللهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ وَوَعَدْتُكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ

"Tatkala hari kiamat Iblis berdiri di atas sebuah mimbar dari api lalu berkhutbah seraya berkata, "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya…" (Tafsiir At-Thobari 16/563)

Rabu, 12 Maret 2014

Cara Membuat Animasi Flash

Mungkin ada yang bertanya mengenai Cara Membuat Animasi Flash berbentuk banner pada blog, sebenarnya mudah. Banner ini dapat diletakkan pada bagian Header, Footer, Sidebar, Diatas Menu Blog, atau gadget widget blog lainnya tergantung dari ukuran yang anda pilih saat membuat banner flash ini. Animasi Flash adalah sebuah media dengan citra gambar berbentuk image, text, animation, yang dapat bergerak bebas berdasarkan bidang yang dibuat. Untuk Membuat Animasi Flash Banner, anda dapat gunakan layanan situs pembuat animasi flash banner gratis seperti http://www.flashvortex.com dengan beberapa fitur berbayar lain. Caranya : • Silahkan buka alamat ttp://www.flashvortex.com • Klik Banner • Pilih Tampilan yang anda inginkan • Click Here To Edit This (untuk mengedit kata-kata yang anda inginkan) •Anda juga dapat mengatur lebar serta tinggi, dapat menaruh gambar, atau yang lainnya dengan klik Browse. • Lakungan pengisian, kemudian klik General Animation Setelah itu anda akan ditunjjukkan hasilnya dari banner yang anda buat. Kemudian ambil kode, dan taruh di blog anda. Selesai ! Cara Meletakkannya, silahkan masuk ke tata letak dan klik tambah gadget/widget, pilih HTML/Javascript. Kemudian masukkan kode tersebut. Rincian tutorial flash ini sangat mudah dan sederhana, selamat mencoba . silahkan berkreasi.    http://www.impoint.info/2013/08/cara-membuat-banner-flash-blog.html#ixzz2vjTC2TS0

Minggu, 23 Februari 2014

CERPEN SAHABAT : CINTA LELAKI BIASA

CINTA LELAKI BIASA


Jamil tengah memberesi barang-barang ditokonya. Hari ini tokonya harus tutup awal karena sepanjang jalan PP. Ar-Rohmanharus di tutup untuk acara haflah akhirus sanah malam harinya. Jamil juga didaulat menjadi pembawa acara pada acara itu. Sejenak ia menimbang ‘pakai baju mana kira-kira nanti malam ya?’.Tiba-tiba jamil tersenyum geli ‘lha wongora ngganteng ae kok kakean istilah’. Tapi terkadang performa seseorangmemang di nilai dari balutan dzohirnya. Ibarat pepatah jawa, ajineng rogo soko busono. Dan sepertinyajamil lebih memilih tampil sederhana. Yang penting rapi dan sedikit membantukenyamanan show-nya yang di anggaptidak good looking itu.
“mil, ayo mangkat. Jam piro iki?” jamilmelongok di antara deretan rentengan shampo. Mancari sumber suara.  Gus Rofi, Lurah pondok.
“ya, gus. Sampeyan dulu saja. Nanti sayanyusul”.
Tapi mendengar jawaban itu, gus rofitampak tak suka. “heh,sampeyan ikijangan mentang-mentang jadi wong penting di acara terus sak penak’e udelmu.baru di izini yai buka toko di pondok saja sudah sok. Arep jungkir walik yo gakbakal sugih, kon. Gawe sangu rabi, ta? Haha.. ngimpi, kon”.

Kamis, 30 Januari 2014

BUKAN PAGAR MAKAN TANAMAN


“skak!!!hahaha…kau kalahlagi”.tawa penuh kebanggaan yang membuatku muak.padahal ini hanyaprmainan.sekali lagi ini hanya permainan.tapi tidak untuk hari ini.entahlah, kurasa hari ini hari tersensitif yang pernah ku jalani.terutama ketika berhadapandengan lawan caturku ini, Tomi.
“what’s up bro..”tangan kanannyamenepuk pundakku.segera ku singkirkan tangan itu.dan sepertinya ia menangkapkeganjilan atas tingkah lakuku.ku tatap matanya yang mengerling penuhkemenangan.seolah mentertawakan kekalahanku.setidaknya bukan hanya karenapermainan catur ini.tapi juga menyagkut persaingan merebut hati.
“kau sudah puas dengan semuaini,Tom?”kataku kemudian.
“apa maksudmu, Rul?”
Aku  tak peduli.segera ku beranjak dari kursi danbermaksud meninggalkannya.namun baru beberapa langkah,suara Tomi menyapatelingaku.sangat dalam.
“kau cemburu, Rul?”

Rabu, 29 Januari 2014

BUKAN PUISI

Oleh : Aina Faradisa

angin,,,
terbangkan salamku.ketika nafas tak lagi mampu tersentuh pesona pelangi.telahku semayamkan setiap detik dari masaku yang habis untuk menantikannya.suatukisah rumit berhias sandiwara belaka.

angin,,,
tahukah engkau bagaimana ia membawaku dalam skala hidupnya?aku tak sadar ketikaia mengukirku dalam kebenciannya.aku hanya merasa perlu menetralkanketidakseimbangan kenyataan itu.meski ku tak sadar tentang sikapnya yang samasekali tak terbaca.

angin,,,
pada pagi hari ia datang sebagai orang asing yang tak pernah tertulis dalamagenda hidupku.ku hanya merekam namanya saja.tak lebih dari itu.siang hari iamasih bersamaku.ia berteriak dengan suara lantang "Dunia,,,perkenalkan!akuadalah SAHABAT,,,"

angin,,,
engkau adalah saksi SAHABAT itu.walau aku meninggalkannya siang itu,tapisahabat telah mengikat hatiku dan hatinya.sampai ahirnya pada sore hari,iamenghampiriku di detik-detik terahir.dia memakai topeng setan.aku benci itu.iamendekat dan akupun lari.ku anggap itu sebagai mimpi buruk.dan detik terahirpunhabis.dimensi ruang dan waktu membawa ke dalam lukisan dunia baru.memisahkankudarinya.

angin,,,
dunia baruku hanya punya satu warna.itulah ketenangan.tapi ketenangan itu tidakberlaku untuk malam.malam selalu merangkai serpihan kisah itu tanpa belaskasih.menghancurkan setiap episode mimpi yang ku rajut dari titik nol.apa yangterjadi?siapa sebenarnya dia?tapi ku masih disini.berpijak sekuat tenaga meskibayangnya seperti cambuk yang meluluhlantahkan istana kecilku saat ini.

angin,,,
kegalauan terjawab.ia benar-benar datang dan melepas topengnya.apakah Tuhanyang telah mengembalikannya?benar-benar sebuah skenario maha dahsyat yang takkan mampu terjangkau oleh sudut pandang manapun.sebuah alur yang melabuhkankudi ketenangan samudera cinta-Nya.aku tak mampu bergerak.hanya kepada-Nya kumengadu.dan di bumi ini ku simpan kekacauan itu sendiri.

angin,,,
cahaya temaram rembulan berbincang denganku suatu malam.ia begitu ramah ketikamelukiskan rahasia di balik kebencian yang sebenarnya tak lebih dari sisi tipiskehidupan.ku hanya sanggup menjadi pendengar setia.ku rangkai dengan baiksetiap gambaran itu.dan aku terdiam sangat lama.agar telingaku tidak terlalubising mendengar suara mulutku.karena saat ini ku hanya ingin mendengar suarahatiku yang selalu mengartikan setiap garis abstrak dalam lintasan inderaku.

angin,,,
ketika fajar hadir dalam hidupku,rembulanpun beranjak pergi.tapi sebelum iamenjauh,ia tinggalkan selaksa bintang yang selalu ada walau mentarimenyamarkannya.inilah puncak teka-teki itu.topeng yang sengaja menjadi jembatanujian telah ia ciptakan dengan sempurna.ia titipkan separuh jiwanya yang telahmendidih tertelan sumpahnya.dan kini ku berdiri di ambang tanya.tepat dihadapanku dinding kokoh menjulang tinggi menjadi tabir antara aku dan dia.akuharus memilih jalan bercabang tak bertepi.

angin,,,
aku tak berhak atas dirinya bahkan atas diriku sendiri.ku tutup rapat setiapcelah suram dari tangga hidup.aku hanya berhak menjaga semua titipan dankesempatan yang telah ku sanggupi sebagai janji dan amanah.aku butuh waktuuntuk belajar dan mengerti.dan untuk membangun benteng sang raja agar mata initak silau oleh rasa.

angin,,,
aku bukan kehancuran barisan tentara perang.tapi aku menggali sedalam pusaranbumi dan ku tanam setiap aliran darah dari jiwanya.maaf...!maaf...!maaf...!akuharus memaksa dalam keadaan terpaksa."ambillah jiwamu kembali.bawa sertasalam dan doaku".mungkin semua ini telah menjadi ahir.tapi mungkin pulabukan yang terahir.


Ya Alah,,,
ajarilah aku ikhlas,,,
jadikan aku hambamu yang pandai bersyukur,,,
dan tundukkan hatiku dalam cinta-Mu.

Kamis, 09 Januari 2014

Kisah Malaikat harut dan marut

Kisah Malaikat harut dan marut
Kisah dan penyebutan nama Harut Marut dalam Al-Quran, hanya disebutkan satu kali, yaitu dalam surat al-Baqarah ayat 102. Bahkan, penyebutan kisahnya pun sangat pendek, tidak panjang juga tidak detail. Perhatikan ayat dimaksud:
وَاتَّبَعُوا مَا تَتْلُو الشَّيَاطِينُ عَلَى مُلْكِ سُلَيْمَانَ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَانُ وَلَكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ وَمَا أُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَارُوتَ وَمَارُوتَ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّى يَقُولَا إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ وَمَا هُمْ بِضَارِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنْفَعُهُمْ وَلَقَدْ عَلِمُوا لَمَنِ اشْتَرَاهُ مَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْا بِهِ أَنْفُسَهُمْ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
Artinya: “Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya setan-setanlah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir”. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudarat dengan sihirnya kepada seorang pun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudarat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barang siapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui” (QS. Al-Baqarah: 102).
Lalu siapa Harut Marut ini? Terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ulama. Dan perbedaan ini erat kaitan dengan penafsiran maksud dari kata ‘malakain’ (dua malaikat).
Pendapat pertama, Harut dan Marut adalah dua nama kabilah jin yang mengajarkan sihir. Dengan demikian kata Harut dan Marut merupakan badal dari kata ‘asy-syayâthîn’ (setan-setan). Pendapat ini adalah dinisbahkan oleh Ibnu Katsir kepada pendapatnya Ibnu Hazm, hanya saja Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengatakan pendapat ini adalah pendapat yang sangat aneh dan asing.
Lalu jika Harut dan Marut merupakan badal dari kata ‘asy-syayâthîn’, lalu siapakah yang dimaksud dengan ‘malakain’ dalam ayat tersebut? Menurut pendapat ini, kata ‘malakain’ dimaksudkan adalah Jibril dan Mikail. Hal ini mengingat orang-orang Yahudi mengatakan bahwa Allah telah menurunkan Jibril dan Mikail untuk mengajarkan sihir, lalu Allah menolak anggapan tersebut, dengan mengatakan: “Sulaiman tidak kufur (tidak mengajarkan sihir), juga demikian dengan Jibril dan Mikail. Akan tetapi yang kufur itu adalah setan-setan, di mana merekalah yang mengajarkan sihir kepada manusia di daerah Babil, yaitu melalui Harut dan Marut”.
Demikian penggambaran Imam al-Qurthubi dalam al-Jâmi’ li Ahkâmil Qur’an-nya, ketika menggambarkan penafsiran pendapat pertama. Hanya saja, pendapat ini, sebagaimana dikatakan Ibnu Katsir adalah pendapat yang sangat aneh dan asing (aghrab jiddan).
Pendapat kedua mengatakan, Harut dan Marut adalah manusia jahat yang mengajarkan sihir di daerah Babil, dan Babil adalah sebuah daerah di Irak atau di Kufah. Pendapat ini diutarakan oleh Imam Ibnu Jarir at-Thabari dalam tafsirnya Jâmiul Bayân fi Ta’wîl Al-Quran, ketika menjelaskan beberapa pendapat seputar maksud Harut dan Marut. Namun demikian, di akhir pemaparan Imam at-Thabari melemahkan pendapat ini.
Jika yang dimaksudkan dengan Harut dan Marut adalah manusia biasa, lalu siapa yang dimaksud dengan ‘malakain’?
Sebagaimana pendapat pertama, pendapat ini mengatakan bahwa ‘malakain’ maksudnya adalah Jibril dan Mikail. Ini untuk menolak anggapan orang Yahudi saat itu yang mengatakan bahwa Nabi Sulaiman bin Daud bukan seorang Nabi akan tetapi seorang tukang sihir, yang mana sihirnya itu diajarkan melalui Jibril dan Mikail. Allah kemudian membantah anggapan demikian dengan mengatakan bahwa Jibril dan Mikail tidak mengajarkan sihir sedikitpun, sehingga dengan demikian Nabi Sulaiman terbebas dari tuduhan tersebut. Kelebihan yang dimiliki Nabi Sulaiman, bukanlah hasil dari sihir akan tetapi mukjizat yang Allah berikan kepada Nabi-Nya.
Pendapat ketiga, mengatakan Harut dan Marut adalah orang shaleh dan sangat baik yang tinggal di Babil. Karena kesalehannya, orang-orang memuliakan dan menganggapnya seperti malaikat. Dengan demikian, kata ‘malakain’ dalam ayat di atas merupakan bentuk isti’arah atau majaz dari dua sosok manusia saleh yang bernama Harut dan Marut. Karenanya, kata Harut dan Marut merupakan badal dari kata ‘malakain’ hanya dalam pengertian majaz bukan pengertian sebenarnya sebagai malaikat.
Harut dan Marut, menurut pendapat ini, dapat mengetahui sihir dan bahkan keduanya yang meletakkan dasar-dasar ilmu sihir di negeri Babil, Irak. Keduanya orang baik dan tidak kufur dengan sihirnya itu, hanya saja orang-orang setelahnya yang menggunakan ilmu sihir tersebut untuk hal-hal tidak baik sehingga mereka menjadi kufur. Demikian pemaparan Thahir bin Asyur dalam at-Tahrir wat Tanwir-nya, ketika menjelaskan ayat 102 dari surat al-Baqarah.
Harut dan Marut, lanjut Ibnu Asyur, adalah dua nama suku Kaldan. Kata Harut merupakan nama Arab dari bahasa Kaldan, Hârûkâ, yang merupakan nama bulan sebagai symbol perempuan bagi suku Kandan. Sedangkan Marut merupakan nama Arab dari kata Mârûdâkh, yang merupakan nama bintang bagi suku Kaldan, sebagai symbol laki-laki.
Baik Hârûkâ maupun Mârûdâkh keduanya merupakan di antara bintang yang disucikan dan disembah oleh suku Kandan. Dan penyandaran kedua nama ini kepada nama bintang, adalah karena keyakinan mereka bahwa setiap orang saleh ketika sudah meninggal dunia, ia akan naik ke langit dan berubah dalam bentuk bintang atau benda langit lainnya. Dengan demikian, Harut dan Marut adalah dua orang saleh yang namanya kemudian diabadikan sebagai nama bintang sembahan suku Kaldan. Demikian pemaparan Ibnu Asyur dalam tafsirnya.
Sebagian ulama membacanya bukan ‘malakain’, akan tetapi ‘malikain’ (dengan membaca kasrah huruf lam-nya yang berarti dua raja). Di antara ulama yang membaca dengan ‘malikain’ ini, dinisbahkan oleh Imam al-Qurthubi dalam tafsirnya, kepada pendapatnya ibnu Abbas, Ibn Abza, ad-Dhahhâk dan al-Hasan al-Bashri. Dan yang dimaksud dengan dua raja ini adalah Nabi Daud dan Nabi Sulaiman. Hanya saja, bacaan ini adalah bacaan yang syadzdzah (ganjil), dan dilemahkan oleh Ibnul Araby.
Pendapat keempat, Harut dan Marut adalah malaikat yang diturunkan oleh Allah sebagai ujian dan cobaan bagi manusia saat itu. Keduanya mengajarkan sihir, dengan maksud agar orang-orang dapat membedakan mana sihir dan mana mukjizat. Hal ini penting mengingat sihir di daerah Babil saat itu sudah sangat membudaya dan membesar, sehingga mereka tidak dapat lagi membedakan antara mukjizat dan sihir. Mereka menganggap para nabi yang diutus bukan sebagai nabi akan tetapi tukang sihir. Allah lalu menurunkan dua malaikat, Harut dan Marut sebagai ujian bagi manusia saat itu. Mereka yang beriman akan tetap kokoh dengan keimanannya, dan mereka yang tidak beriman akan teperdaya dengan sihir tersebut.
Pendapat ini mengatakan, bahwa kata Harut dan Marut merupakan badal dari kata ‘malakain’, yang berarti dua malaikat dalam pengertian sebenarnya. Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengatakan, pendapat ini merupakan pendapat Jumhur ulama salaf, termasuk juga pendapat sebagian besar mufassirin, baik yang dahulu maupun yang belakangan.
Lalu jika ditanyakan, kalau seandainya Harut dan Marut itu adalah malaikat, bagaimana mungkin dia mengajarkan sihir yang jelas-jelas sangat dilarang?
Imam at-Thabari menjawab pertanyaan ini dengan mengatakan: “Sesungguhnya Allahlah yang telah menurunkan kebaikan dan kejahatan semuanya. Dan Allah juga menjelaskan akibat dari semua itu kepada hamba-hamba-Nya. Allah kemudian mewahyukan kepada para utusan-Nya untuk mengajarkan kepada makhluk-Nya mana yang halal dan mana yang haram bagi mereka. Hal ini seperti zina, mencuri dan seluruh perbuatan maksiat lainnya yang diperkenalkan kepada manusia serta melarang manusia melakukannya. Dan Sihir juga termasuk salah satu dari makna dimaksud, yang disampaikan dan dilarang untuk menggunakannya”.
Imam at-Thabari kemudian menukil pendapat yang mengatakan: “Mereka juga berpendapat: “Mengetahui ilmu sihir itu tidak berdosa, sebagaimana tidak berdosanya seseorang yang mengetahui cara membuat minuman keras, memahat patung. Letak dosa itu manakala ia mengamalkannya dan mempraktikkannya”. Demikian di antara pemaparan Imam at-Thabari mengokohkan pendapat keempat ini.
Imam al-Qurthubi dalam tafsirnya menguatkan pendapat tersebut dengan mengatakan bahwa Harut dan Marut merupakan dua malaikat yang diturunkan menjelaskan bahaya sihir sebagai ujian dan fitnah bagi manusia. Dan bagi Allah, lanjut al-Qurthubi, sangat berhak untuk menguji hamba-Nya menurut kehendak-Nya, sebagaimana Dia telah menguji dengan sangat Thalut. Karena itu, kedua malaikat itu berkata: “kami adalah fitnah maksudnya ujian dari Allah, kami mengabarkan bahwa sihir itu adalah perbuatan kufur. Jika kamu mengikuti nasihat kami, niscaya akan selamat, dan jika kamu tidak mengikuti kami, niscaya kamu celaka dan binasa”.
Dalam kesempatan lain, Imam al-Qurthubi mengatakan bahwa Harut dan Marut itu diturunkan untuk mengajarkan kepada manusia larangan melakukan sihir. Keduanya mengatakan: “Janganlah kalian melakukan ini, jangan melakukan itu”, dan seterusnya.
Syaikh Thanthawi, rahimahullah, Syaikhul Azhar sebelumnya, dalam tafsirnya at-Tafsîr al-Wasîth menuturkan: “Jumhur mufassirin berpendapat bahwa kedua malaikat itu adalah dalam pengertian sebenarnya malaikat. Keduanya diturunkan oleh Allah untuk mengajarkan sihir kepada manusia sebagai ujian dan cobaan. Hal ini untuk menolak anggapan tukang sihir saat itu yang mengatakan bahwa para nabi itu dusta, juga mereka memengaruhi dan mengajak orang-orang saat itu untuk menyembah selain Allah. Kemudian Allah mengutus dua malaikat yang bernama Harut dan Marut.
Hanya saja, keduanya tidak mengajarkan sihir kepada siapa pun kecuali keduanya menasihati dengan mengatakan bahwa apa yang diajarkannya itu adalah bentuk sihir yang tujuannya sebagai ujian, untuk memisahkan mana yang mengikuti kemaksiatan sehingga ia sesat dibuatnya, dan mana yang meninggalkan kemaksiatan sehingga ia berada dalam petunjuk dan cahaya dari Allah. Di samping itu juga untuk menampakkan perbedaan yang nyata antara mukjizat dengan sihir”.
Kemudian perlu saya sampaikan juga, riwayat-riwayat yang berkaitan dengan kisah Harut dan Marut ini sangat banyak. Riwayat-riwayat dimaksud datang bukan dari Rasulullah saw, akan tetapi dari para tabi’in, seperti Mujahid, Hasan Bashri, Qatadah dan lainnya. Tidak ada riwayat yang sahih yang langsung menyambung kepada Rasulullah saw.
Ada satu hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnad-nya yang bersambung kepada Rasulullah saw, hanya saja riwayatnya lemah, karena di dalamnya ada rawi bernama Musa bin Jubair, yang oleh para ulama hadis seperti Imam al-Haitsami dalam Majmauz Zawâid dinilai sebagai rawi daif. Terlebih, menurut para ulama, riwayat-riwayat seputar kisah Harut dan Marut yang banyak disebutkan dalam kitab-kitab tafsir seperti dalam Tafsir at-Thabari adalah berita-berita Israiliyyat yang tertolak. Untuk riwayat-riwayat seputar Harut dan Marut ini, semoga lain waktu dapat saya ketengahkan, insya Allah.
Mengakhiri pembicaraan Harut Marut ini, alangkah baiknya saya nukilkan di antara perkataan Ibnu Katsir dalam tafsirnya ketika menafsirkan surat al-Baqarah ayat 102 di atas. Ibnu Katsir mengatakan:
وقد روي في قصة هاروت وماروت عن جماعة من التابعين، كمجاهد والسدي والحسن البصري وقتادة وأبي العالية والزهري والربيع بن أنس ومقاتل ابن حيان وغيرهم، وقصها خلق من المفسرين، من المتقدمين والمتأخرين. وحاصلها راجع في تفصيلها إلى أخبار بني إسرائيل، إذ ليس فيها حديث مرفوع صحيح متصل الإسناد إلى الصادق المصدوق المعصوم الذي لا ينطق عن الهوى. وظاهر سياق القرآن إجمال القصة من غير بسط ولا إطناب فيها، فنحن نؤمن بما ورد في القرآن على ما أراده الله تعالى، والله أعلم بحقيقة الحال
Artinya: “Kisah Harut dan Marut banyak diriwayatkan kisahnya dari sekelompok tabi’in seperti Mujahid, as-Suddy, al-Hasan al-Bashri, Qatadah, Abul ‘Âliyyah, az-Zuhry, ar-Rabi’ bin Anas, Muqatil, Ibnu Hayyan dan yang lainnya. Demikian juga, kisahnya banyak diceritakan oleh para mufassir, baik yang terdahulu ataupun yang belakangan. Kesimpulannya, semua kisah secara teperincinya merupakan kisah-kisah Bani Israil, karena tidak ada satu pun hadis Marfu’ yang sahih yang bersambung sanadnya kepada Rasulullah saw yang menceritakan akan hal itu. Sedangkan Al-Quran menceritakan kisahnya secara global, tanpa penjelasan yang panjang. Karena itu, kami mengimani apa yang ada dalam Al-Quran menurut kehendak Allah, dan hanya Allah yang lebih mengetahui hakikat sebenarnya”.
Demikian pembahasan seputar Harut dan Marut, semoga bermanfaat. Wallahu a’lam

Jumat, 03 Januari 2014

a

[googled1182bca5d224dab.html]

PUISI GUS MUS

BILA KUTITIPKAN

Bila kutitipkan dukaku pada langit
Pastilah langit memanggil mendung

Bila kutitipkan resahku pada angin
Pastilah angin menyeru badai

Bila kutitipkan geramku pada laut
Pastilah laut menggiring gelombang

Bila kutitipkan dendamku pada gunung
Pastilah gunung meluapkan api. Tapi

Kan kusimpan sendiri mendung dukaku
Dalam langit dadaku

Kusimpan sendiri badai resahku
Dalam angin desahku

Kusimpan sendiri gelombang geramku
Dalam laut pahamku

Kusimpan sendiri.


PUISI GUS MUS


JADI APA LAGI

jadi apa lagi
yang bisa kita lakukan
bila mata sengaja dipejamkan
telinga sengaja ditulikan
nurani mati rasa
?
apalagi
yang bisa kita lakukan
bila kepentingan lepas dari kendali
hak lepas dari tanggung jawab
perilaku lepas dari rasa malu
pergaulan lepas dari persaudaraan
akal lepas dari budi
?
apalagi
yang bisa kita lakukan
bila pernyataan lepas dari kenyataan
janji lepas dari bukti
hukum lepas dari keadilan
kebijakan kepas dari kebijaksanaan
kekuasaan lepas dari koreksi
?
apalagi
yang bisa kita lakukan
bila kata kehilangan makna
kehidupan kehilangan sukma
manusia kehilangan kemanusiaannya
agama kehilangan Tuhan nya
?
apalagi, saudara
yang bisa
kita lakukan
?
Allah,
kalau saja itu semua
bukan kemurkaan dari Mu terhadap kami
kami tak peduli
rembang, awal dzulhijjah 1418 / 1998